Biara 'Night Club" Mengguncang Vatikan


Diduga mempraktekkan ibadah secara tidak lazim sebuah biara kuno bernama Santa Croce di Gerusalemme Italia untuk sementara ditutup penggunaannya oleh pemimpin tertinggi otoritas Katolik dunia Paus Benediktus XVI.

Dilaporkan dalam ibadah tersebut para biarawan mempraktekkan tarian secara berlebihan seperti orang yang melakukan disko nightclub (klub malam) dan mengganggu pengurus biara.

Dilansir harian Australia The Age yang mengutip dua harian Italia La Stampa dan Il Foglio, diketahui bahwa biara tersebut dipimpin oleh seorang suster mantan penari nightclub (klub malam) yang telah bertobat. Namun lama-kelamaan diketahui bahwa gereja basilika dijadikan tempat “Friends of Santa Croce,” sekelompok golongan aristokrat yang melakukan ibadah yang dipandang tidak lazim, seperti tarian di mana para suster berjingkrak-jingkrak di sekitar altar.

Ibadah yang dipandang tidak lazim tersebut akhirnya terbongkar ketika seseorang berhasil merekam dan mengunduhnya ke jejaring video Youtube. Sontak hal ini membuat beberapa petinggi Vatikan yang dikenal konservatif langsung kebakaran jenggot. Akibat hal ini komunitas para rahib Cistercian yang berpusat di biara yang sekaligus gereja selama lebih dari lima abad itu, dipindahkan ke berbagai gereja lain di Italia.

Laporan pun sampai hingga ke telinga sang Paus yang melalui Kongregasi Lembaga Hidup Bakti segera melakukan penutupan biara yang pernah dikunjungi oleh Madonna dan para selebriti lainnya. Lingkungan Katolik memang diketahui mulai sedikit terbuka terhadap modernisasi dalam ibada seperti yang pernah diangkat dalam film Sister Act, namun pada beberapa situasi melakukan ibadah dengan penyembahan yang tidak biasa dapat dianggap berlebihan


StumpleUpon DiggIt! Del.icio.us Blinklist Yahoo Furl Technorati Simpy Spurl Reddit Google Twitter FaceBook

0 komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Copyright 2011 Metal Blogspot - Template by Kautau Dot Com - Editor premium idwebstore