5 Film Indonesia Yang Dirilis Tahun 2012

1. Modus Anomali
Seorang laki-laki yang sedang berlibur dengan istri dan kedua anak mereka di sebuah kabin di hutan dikejutkan dengan kedatangan seorang tamu yang tak mereka undang. Sebelum dia itu menyadari apa yang terjadi, laki-laki itu mendapati dirinya terpisah dari keluarganya. Ketika dia mulai menemukan beberapa jam alarm yang tersebar di hutan itu, dia tiba-tiba harus berpacu dengan waktu jika ingin bertemu dengan keluarganya kembali. Sementara itu, di hutan juga sedang berlibur satu keluarga lain, yang mungkin berkaitan dengan keanehan yang sedang ia alami.

Sutradara: Joko Anwar. Penulis Naskah: Joko Anwar. Pemeran: Rio Dewanto, Hannah Al Rasyid. Genre: Thriller. Jadwal Rilis: April 2012

2. Demi Ucok
Glo tidak ingin hidup seperti ibunya yang harus melepas mimpi-mimpinya setelah menikah dan berakhir dengan kehidupan yang membosankan. Karena itu, Glo nekad berhenti kerja dan mengejar mimpinya untuk menjadi pembuat film. Empat tahun kemudian, film kedua Glo belum juga dibuat dan diam-diam ia takut film yang dibuatnya berikutnya akan jelek. Sementara itu, ibu Glo akhirnya mengetahui bahwa ia sakit dan mungkin akan segera meninggal. Sebelum keadaannya memburuk, ia pun berusaha untuk membuat Glo kimpoi dengan sesama orang Batak dengan harapan bahwa akan ada yang mengurus Glo setelah ia pergi.

Sutradara: Sammaria Simanjuntak Penulis Naskah: Sammaria Simanjuntak Pemeran: Geraldine Sianturi, Lina Marpaung, Saira Jihan, Sunny Soon Genre: Drama, komedi Jadwal Rilis: Maret 2012

3. Hi5teria
Hi5teria adalah project omnibus horor 5 orang sutradara muda berbakat. Tujuan project ini memberikan kesempatan bagi para filmmaker muda yang potensial dan memiliki passion dibidang film untuk terjun ke industri film. Film ini nantinya adalah debut penyutradaraan mereka dilayar lebar yang dirilis di bioskop reguler. Tahun 2011 ini adalah project Hi5teria angkatan pertama yang mengikutsertakan Adriyanto Dewo, Billy Christian, Chairun Nissa, Harvan Agustriansyah, dan Nicholas Yudifar. Kelima film pendek yang dihadirkan berjudul Pasar Setan, Kotak Musik, Wajang Koelit, Loket, dan Palasik.

Sutradara: Adriyanto Dewo, Billy Christian, Chairun Nissa, Harvan Agustriansyah, dan Nicholas Yudifar Genre: Thriller, horror


4. Republik Twitter
Di Twitter, Sukmo adalah seorang cowok yang asik, cerdas dan penuh kepercayaan diri. Dia tampak ganteng di timeline twitter, membuat Sukmo mudah berkenalan dengan siapa saja, termasuk Hanum seorang wartawati cantik dan mapan. Hubungan keduanya yang semakin dekat, membuat Sukmo yang tinggal di Jogja memutuskan untuk menemui Hanum demi sebuah komitmen ke Jakarta. Ternyata Sukmo berhadapan dengan kenyataan bahwa di dunia nyata semuanya tidak mudah. Kepercayaan dirinya runtuh ketika melihat sosok Hanum yang benar-benar cantik dan elegan, berbeda dengan dirinya yang hanya ganteng di timeline. Menunda pertemuannya dengan Hanum, Sukmo bertekad mengubah dirinya menjadi "cowok" Jakarta. Bekerja di warnet milik Belo yang disebutnya sebagai kantor konsultan komunikasi, Sukmo berusaha menjadi laki-laki yang dipikirnya pantas mendampingi Hanum. Apakah semua yang dibayangkan Sukmo sesuai dengan yang diinginkan Hanum?

Sutradara: Kuntz Agus Penulis Naskah: E.S. Ito Pemeran: Abimana Arya, Laura Basuki, Enzy Storia, Ben Kasyafani, Jennifer Arnelita, Tio Pakusadewo, Edi Oglek Genre: Drama, romansa Jadwal Rilis: 16 Februari 2012

5. Negeri 5 Menara
Alif lahir di pinggir Danau Maninjau dan tidak pernah menginjak tanah di luar ranah Minangkabau. Masa kecilnya adalah berburu durian runtuh di rimba Bukit Barisan, bermain sepak bola di sawah berlumpur dan tentu mandi berkecipak di air biru Danau Maninjau. Tiba-tiba saja dia harus naik bus tiga hari tiga malam melintasi punggung Sumatera dan Jawa menuju sebuah desa di pelosok Jawa Timur. Ibunya ingin dia menjadi Buya Hamka walau Alif ingin menjadi Habibie. Dengan setengah hati dia mengikuti perintah Ibunya, belajar di pondok. Di kelas hari pertamanya di Pondok Madani (PM), Alif terkesima dengan "mantera" sakti man jadda wajada. Siapa yang bersungguh-sungguh pasti sukses. Dia terheran-heran mendengar komentator sepak bola berbahasa Arab, anak menggigau dalam bahasa Inggris, merinding mendengar ribuan orang melagukan Syair Abu Nawas dan terkesan melihat pondoknya setiap pagi seperti melayang di udara. Dipersatukan oleh hukuman jewer berantai, Alif berteman dekat dengan Raja dari Medan, Said dari Surabaya, Dulmajid dari Sumenep, Atang dari Bandung dan Baso dari Gowa. Di bawah menara masjid yang menjulang, mereka berenam kerap menunggu maghrib sambil menatap awan lembayung yang berarak pulang ke ufuk. Di mata belia mereka, awan-awan itu menjelma menjadi negara dan benua impian masing-masing. Kemana impian jiwa muda ini membawa mereka? Mereka tidak tahu. Yang mereka tahu adalah: "Jangan pernah remehkan impian, walau setinggi apa pun. Tuhan sungguh Maha Mendengar."

Sutradara: Affandi Abdul Rachman Penulis: Ahmad Fuadi (novel), Salman Aristo (naskah) Pemeran: David Chalik, Lulu Tobing, Doni Alamsyah, Andhika Pratama, Mario Irwinsyah dan Ikang Fawzi Genre: Drama


StumpleUpon DiggIt! Del.icio.us Blinklist Yahoo Furl Technorati Simpy Spurl Reddit Google Twitter FaceBook

0 komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Copyright 2011 Metal Blogspot - Template by Kautau Dot Com - Editor premium idwebstore