
Illuminati Membenci Yahudi. “Pada satu titik dalam proses dimana timbul
masalah, Illuminati sepenuhnya menumpahkan kebencian setan kepada
orang-orang Yahudi,”
“Kita terlalu banyak membaca di luar sana yang jatuh ke dalam kebohongan
bahwa konspirasi pada tingkat yang tertinggi adalah Yahudi. Memang
tampaknya seperti itu, dan banyak data yang sulit untuk membantahnya,
akan tetapi dunia memiliki pengetahuan dari tangan pertama mengenai
kedalaman kebencian terhadap Yahudi yang sebenarnya, Orang-orang ini
bukan Bankir Zionis, tapi benar-benar Goyim.”
Semua tokoh orang Yahudi memiliki peran yang tidak sepadan dalam
Illuminati New World Order. Bagaimana kita menjelaskan kontradiksi ini?
Illuminati mendorong orang-orang Yahudi untuk berasimilasi,
saling-menikah, mengubah nama mereka dan bahkan untuk memeluk agama
Kristen. Mereka memanfaatkan pengikutnya dan dipilih untuk memajukan
agenda setannya dengan cara menghancurkan peradaban Kristen dari dalam.
(terhadap Islam juga dilakukan hal yang sama)
Illuminati membenci agama Yahudi: “Orang-orang yang beragama Yahudi
secara historis berperang melawan penyembah setan. Lihat Deuteronomy dan
Perjanjian Lama bagaimana Tuhan melalui orang-orang beragama Yahudi
berusaha untuk mensucikan tanah tempat kelompok penyembah setan yang
menjalankan ritualnya di sana, seperti kepada penyembah Baal, Ashtarte,
dan dewa-dewa bangsa Kanaan serta Babilonia lainnya.
Sebagai kesimpulan, sebuah kelompok Pemuja Setan mengendalikan dunia.
Mereka tidak hanya terdiri dari Yahudi, Islam ataupun Kristen akan
tetapi mereka para pengikut Setan yang berpura-pura mengaku sebagai
Yahudi, Islam dan Kristen.
Beberapa Kasus Illuminati
Lambang atau Logo kedokteran Indonesia menyerupai persis dengan logo
Brotherhood of the Snake atau Kelompok Persaudaraan Ular, merupakan nama
sebuah kelompok pengikut iblis yang paling awal lahir di dunia. Dari
berbagai literatur sejarawan Barat, seperti yang ditulis J. Robinson
dalam ‘The Secret Society’, kelompok persaudaraan ular inilah yang
mengemban misi menyebarkan kesesatan kepada umat manusia sejak zaman
Nabi adam a.s. hingga zaman kiwari.
Bahkan diduga kuat jika dari kelompok inilah lahir gerakan-gerakan
penyesatan terhadap agama-agama samawi dunia. Kabbalah dan Talmud,
sebagai doktrin iblis yang sampai sekarang dipercaya dengan segenap jiwa
dan raga oleh kalangan Zionis sebagai pandangan hidup, juga berasal
dari kelompok ini.
Di zaman purba, kelompok iblis ini menyempal di banyak pusat peradaban
dunia. Mereka menjadi penasehat Raja Namrudz dan menghasut agar Ibrahim
a.s. dibunuh. Saat Firaun berkuasa, mereka menamakan diri sebagai para
pendeta Amon yang berada di lingkaran elit kekuasaan, lewat salah
seorang tokohnya yang bernama Samiri (Shamir), mereka berupaya untuk
terus menyesatkan Bani Israil dan menentang Musa a.s.
Di zaman Nabi Isa, kelompok iblis ini menjadi provokator bagi upaya
pengejaran yang dilakukan Raja Herodes dan mereka dikenal sebagai para
pendeta Sanhendrin. Bagi yang pernah menonton film The Passion of The
Christ (disutradarai oleh Mel Gibson yang anti Zionis) yang menuturkan
kisah penderitaan Yesus sebelum disalib, kita akan bisa melihat di mana
setiap kali kelompok Sanhendrin mencerca dan memaki Yesus, maka iblis
selalu menampakkan diri di tengah-tengah kelompok ini.
Ke dalam Yudaisme, mereka merusak Taurat dan membuat Talmud yang
dinyatakan mereka sebagai kitab suci yang lebih mulia ketimbang Taurat
Musa. Ke dalam ajaran Nabi Isa a.s., mereka mengubah ajaran Isa a.s.
yang sebenarnya terbatas hanya untuk kaumnya, menjadi sebuah ajaran yang
ekspansif lewat tangan seorang Yahudi dari Tarsus bernama Paulus yang
membuat Injil Perjanjian Baru. Ke dalam agama Islam, seorang Yahudi dari
Yaman bernama Abdullah bin Saba’ pun bekerja untuk memecah umat tauhid
ini menjadi dua golongan: Sunni dan Syiah. Inilah kerja kelompok ular
yang sangat memusuhi ajaran yang lurus.
Di mana mereka berada, mereka selalu memberi sinyal keberadaan mereka
dengan simbol-simbol ular. Mahkota emas Firaun di depannya ada lambang
dua ular. Kuil Laelarium kota maksiat bernama Pompeii yang kemudian
dihancurkan Allah lewat meletusnya Gunung Vesuvius namun bukti-bukti
keberadaannya masih lestari hingga detik ini, juga terdapat banyak
simbol-simbol ular. Demikian pula dengan simbol-simbol para Dewa
Matahari yang bertebaran di muka bumi sampai ke Amerika Latin.
Banyak dari motif dari bentuk Circle Crop. Dan dari logika yang masuk
akal maka circle crop adalah dibuat oleh Non Aliens. Circle Crop lebih
masuk akal apabila dibuat oleh sebangsa mahluk beda dimensi/Jin.
Mahluk yang sama dikisahkan pernah memindahkan istana dan singgasana
Ratu Balqis ke hadapan Nabi Sulaiman as dalam waktu kurang dari
sekedipan mata (dengan ijin ALLAH). Memindahkan sebuah kerajaan saja
mampu dilakukan dalam hitungan detik, apalagi hanya membuat satu atau
beberapa Circle Crop dalam waktu semalam.
Masih ingat kisah legenda Jawa Larajonggrang dan Bandung Bandawasa?
Kurang lebih intinya ada kesamaan. Jonggrang siap menerima pinangan
Bandawasa asalkan dibuatkan seribu candi dalam waktu semalam. Nah
Bandawasa merasa mustahil memenuhi permintaan Jonggrang, maka dia
meminta bantuan dari rekan-rekannya dari golongan jin (siluman).
Ada lagi kisah legenda Gunung Tangkuban Perahu. Sangkuriang mustahil
membuat sebuah perahu sebesar gunung dalam waktu singkat. Lagi-lagi dia
dibantu oleh mahluk lintas dimensi.
Memang tidak semua simbol-simbol Crop Circle itu adalah simbol
illuminati. Atau mungkin karena kita tidak tahu arti dari simbol
tersebut. Atau juga sengaja muncul simbol baru mereka, atau juga memang
sengaja dibuat membingungkan. Kita tidak pernah tahu. Yang (mendekati)
pasti adalah mereka menantikan saat-saat dunia ini berada dibawah satu
pemerintahan, satu komando, dan yang mengerikan, . . . satu kepercayaan
(keyakinan / agama).
Mereka menantikan NEW WORLD ORDER benar-benar di implementasikan secara
nyata dan terang-terangan setelah berpuluh tahun beroperasi (secara)
dibelakang layar.
Kita semua, suka tidak suka, sadar tidak sadar, sekarang sudah berada
dalam cengkeraman New World Order, cengkeraman kerajaan yang diperintah
oleh para elit yang bekerja sama dengan mahluk supra natural untuk
menjalankan agenda kedatangan Dajjal, The Antichrist, The False Mesiah.
Circle Crop hanyalah bagian kecil dari tanda-tanda kedatangannya.
Sumber
Baca Lagi Ah !»
Barrack nama pertama Obama adalah nama Yahudi yang berasal dari ayat
"baruch". Kebanyakan ahli ibadat Yahudi menggunakan nama "baruch"
sebagai nama pertama mereka. Bekas perdana menteri Israel yaitu Ehud
Barak juga mengambil nama sempena nama "baruch". Nama kedua Obama juga
hampir sama dengan "Ahabah". Bent Ahabah adalah nama untuk synagogue
(satu upacara multilation untuk bayi-bayi Yahudi).
Ketika berusia 10 tahun, Obama pernah ke sekolah sosialis Yahudi atau disebut "kibbutz". Obama
menyatakan bahwa dia hanya menggunakan tandas sekolah
itu saja pada waktu itu. Namun ada saksi lain menyatakan bahawa Obama
telah menghadiri kelas selama tiga jam di sekolah tersebut. Apakah Obama
dirancang dan dilatih untuk menjadi Presiden Amerika ketika berusia 10
tahun lagi?
Baca Lagi Ah !»

Sebuah bocoran dari surat kabar Haaretz, yang terbit di Israel.
Mengabarkan mengenai Menteri Pertahanan Israel, Ehud Barak yang tengah
berbicara dengan para agen mossad.
Menurut Ehud Barak, Israel tak
perlu susah untuk menggali berbagai informasi mengenai dunia Islam,
mulai dari peta politik, kekuatan, jaringan hingga perpecahan diantara
umat Muslim sendiri di negeri mereka.
"Mencari informasi dunia Islam
hingga kekuatannya tak perlu dengan susah payah, banyak umat Islam yang
sudah menjadi agen kita tanpa mereka sadari" jelas Ehud Barak.
Berbagai perpecahan umat Islam bisa jadi adalah hal yang luar biasa bagi Israel, tetapi yang lebih
luar
biasa lagi adalah mereka (umat Islam) dengan sendirinya membocorkan
berbagai informasi peta kekuatan Islam. Ungkap Ehud Barak.
Menurut Ehud Barak, bahwa berbagai informasi yang
hilir mudik seperti memuat berbagai keburukan pemimpin dunia Islam,
"demarketing" partai Islam oleh Umat Islam sendiri, saling terpecahnya
umat Islam mengenai berbagai pandangan. Ini merupakan sebuah senjata
yang lebih utama daripada nuklir Israel yang mereka punyai.
Kekuatan
Islam sebenarnya hanya terletak pada ketika mereka saling berpecah. Ehud
Barak mengatakan "Nuklir kita mungkin bisa menghabisi Iran dan Hamas
tetapi kekuatan ideologi mereka masih bisa berkembang kuat diberbagai
negara yang mendukungnya, hanya satu yang bisa menghabisi mereka. Kita
buat berbagai isu untuk memecah belah Islam"
Mossad telah lama
mengumpulkan berbagai informasi dari setiap negara-negara muslim, baik
berbagai informasi mengenai keunggulan hingga kekurangan negara
tersebut. Tak lupa menyelidiki kebiasaan para pemimpin negara di
negara-negara muslim.
Tak sedikit umat Islam yang tanpa sadar menjadi
agen inteligen Israel dengan "ikhlas" dan sukarela. Mereka ini biasanya
berkedok LSM ataupun ormas, dengan memuat berbagai data keburukan
negara-negara muslim bisa jadi hal ini merupakan informasi gratis dan
menjadi sangat memudahkan agen Mossad dalam memetakan kekuatan umat
Islam.
Masihkan anda mempublikasikan keburukan negara-negara Muslim? Jika iya, selamat anda layak menjadi Agen Mossad!
Baca Lagi Ah !»
Dibanding Mesut Ozil, nama Serdar
Tasci harus diakui kalah populer. Itu lantaran ia bukan pemain inti di
timnas Jerman plus posisinya sebagai seorang bek. Namun, kedua pemain
itu memiliki beberapa persamaan, yakni saudara seiman, dan pemain
keturunan Turki yang membela skuat Der Panzer.
Dilahirkan di di
Esslingen, Jerman Barat, pada 24 Arpil 1987, Tasci adalah salah satu
pemain sepakbola Muslim yang bermain di Eropa. Saat ini Tasci memperkuat
klub Bundesliga Jerman, VfB Stuttgart. Tasci menjadi perbincangan
pecinta bola Jerman ketika tujuh juta lebih pemirsa di Stuttgart
menyaksikan dia berdoa di pinggir lapangan sebelum masuk ke lapangan.
Peristiwa yang terjadi beberapa tahun lalu itu masih membekas di para
suporter klub di Jerman, khususnya Stuttgart.
Ketika itu Tasci
kepergok berdoa dengan mengangkat kedua belah tangannya, selaiknya
seorang Muslim berdoa. “Aku berdoa karena ingin tetap sehat saat bermain
dan timku bisa menghadapi tantangan dengan sukses,” kata Tasci.
Ketika
timnya meraih kemenangan, dia memiliki cara sendiri untuk merayakannya.
Tidak seperti pemain lain yang berlari keliling lapangan sambil membuka
baju, Tasci cukup melakukan sujud syukur di tengah lapangan. Sontak
aksinya itu mendapat sorotan dari para pendukung Stuttgart yang memadati
The Mercedes-Benz Arena.
Selain itu, Tasci juga rajin
menjalankan puasa. Tasci tidak mau membohongi diri sendiri dengan
menyatakan tetap berpuasa ketika dirinya merumput di bulan Ramadhan. Ia
mengaku beberapa kali absen lantaran padatnya jadwal latihan dan
pertandingan.
Tapi dia paham hukumnya seorang Muslim yang
meninggalkan puasa Ramadhan adalah wajib menggantinya di lain hari.
Karena itu ketika tidak bermain dan latihan, dia bakal melakukan puasa
untuk mengganti yang lalu. “Aku bisa mengganti puasaku pada hari-hari
libur dari pertandingan. Keluargaku sudah mengerti akan hal ini,” kata
bek
25 tahun itu menandaskan.
Selain Serdar Tasci, terdapat pemain Muslim lain yang memperkuat VfB
Stuttgart. Ia adalah Khalid Boulahrouz. Bek timnas Belanda ini dikenal
sebagai seorang Muslim yang memiliki tingkat ketakwaan tinggi terhadap
ajaran agama yang dianutnya, Islam.
Dalam sebuah wawancara,
Boulahrouz sempat berkata, “Saya berusaha sebisa mungkin untuk
mengembangkan pengetahuan saya tentang Islam.”
Boulahrouz
sempat mencuri perhatian Jose Mourinho ketika menukangi Chelsea sehingga
pelatih asal Portugal memboyong Boulahrouz ke Chelsea pada 2006. Ia
dikenal rajin menjalankan ibadah yang merupakan tiang agama. “Saya
shalat lima waktu setiap hari dan saya mengaji Alquran,” ujar pemain
yang telah merumput di empat liga teratas Eropa ini.
Tidak
main-main, mantan pemain Sevilla ini rutin mengkaji setiap ayat yang
terkandung dalam Alquran. “Saya belajar bahasa Arab, jadi saya bisa
memahami lebih baik,” kata dia. Dia melanjutkan, “Mengaji Alquran,
memberi saya kedamaian dan membuang stres yang ada.”
Pemain
berjuluk Khalid der Kannibale ini mengatakan, hatinya bisa menjadi lebih
tenang dengan membaca Alquran. Dan hal itu membawa dampak positif di
lapangan. “Kesabaran banyak manfaatnya. Saya berusaha untuk menjalaninya
dalam kehidupan sehari-hari. Kesabaran sangat penting di situasi yang
sulit,” ungkap Boulahrouz.
Usia membela Stuttgart menyelesaikan
musim 2012 di Bundesliga Jerman, Boulahrouz memutuskan tidak
melanjutkan masa kontrak dengan klub sehingga berstatus bebas transfer
musim panas mendatang. Belum ada kepastian dia bakal membela klub mana.
Namun,
Boulahrouz sudah menyatakan keinginannya untuk bermain di Serie A Liga
Italia agar perjalanan kariernya lengkap. “Pindah ke Italia merupakan
pilihan bagus,” kata dia kepada Voetbal International. “Saya tahu
pengurus AC Milan beberapa kali memantau saya dari tribun penonton."
Pemain
yang memperkuat timnas Oranye sejak 2004 ini berjanji bakal memutuskan
masa depannya sebelum perhelatan Piala Eropa 2012 dimulai pada Juni
mendatang. “Dalam waktu dekat saya akan mengurusnya dengan agen. Saya
belum mau pulang ke Eredivisie Belanda. Pilihan saya adalah pindah ke
Italia atau liga top lainnya.”
Baca Lagi Ah !»

Pada
tahun 1932 (atau tahun 1351H), raja Iraq yang bernama Shah Faisal I
bermimpi dimana dalam mimpinya ia ditegur oleh Hudhaifah al-Yamani
(salah seorang sahabat Nabi) yang berkata:
“Wahai raja! Ambillah jenazahku dan jenazah Jabir al-Ansari (juga salah
seorang sahabat nabi) dari tepian sungai Tigris dan kemudian kuburkan
kembali di tempat yang aman karena kuburanku sekarang dipenuhi oleh air;
kuburan Jabir juga sedang dipenuhi oleh air.”
Mimpi yang sama terjadi berulang-ulang pada malam-malam berikutnya akan
tetapi raja Faisal I tidak peduli dengan mimpi itu karena ia merasa ada
hal-hal lain yang jauh lebih penting dalam kehidupannya yang berupa
urusan-urusan kenegaraan. Pada malam ketiga Hudhaifa al-Yamani hadir
dalam mimpi Mufti Besar Iraq. Hudhaifa al-Yamani berkata dalam mimpi
sang Mufti itu:
“Aku telah memberitahu raja dua malam sebelumnya untuk memindahkan
jenazahku akan tetapi tampaknya ia tidak peduli. Beritahukanlah kepada
raja agar ia mau sedikit berempati untuk memindahkan kuburan-kuburan
kami.”
Lalu setelah mendiskusikan masalah ini, raja Faisal, disertai oleh
Perdana Menteri dan Mufti Besar bermaksud untuk melaksanakan tugas ini.
Diputuskan bahwa Mufti Besar akan memberikan fatwa mengenai hal ini dan
Perdana Menteri akan memberikan pernyataan kepada pers supaya semua
orang tahu tentang rencana besar ini. Kemudian diumumkan kepada umum
bahwa rencana ini akan dilangsungkan pada tanggal 10 Dzulhijjah setelah
shalat Dzhuhur dan Ashar. Kuburan kedua sahabat Nabi itu akan dibuka dan
jenazahnya (atau mungkin kerangkanya) akan dipindahkan ke tempat lain.
Karena pada waktu itu sedang musim haji, maka para jamaah haji juga ikut
berkumpul di kota Mekah. Mereka meminta Raja Faisal I untuk menunda
rencana itu selama beberapa hari agar mereka juga bisa melihat dengan
mata kepala sendiri proses ekskavasi dari kedua tubuh sahabat nabi itu.
Mereka ingin agar proses ekskavasi itu ditunda hingga mereka selesai
beribadah haji. Akhirnya Raja Faisal setuju untuk menangguhkannya dan
mengundurkannya hingga tanggal 20 Dzulhijjah.
Setelah shalat Dzuhur dan Ashar, pada tanggal 20 Dzulhijjah tahun 1351
(Hijriah) atau tahun 1932 Masehi, orang-orang berdatangan ke kota
Baghdad. Yang datang bukan saja kaum Muslimin melainkan juga kaum
Non-Muslim. Mereka berkumpul di kota Baghdad hingga penuh sesak. Ketika
kuburan Hudzaifa al-Yamani dibuka segera mereka melihat bahwa kuburan
itu dipenuhi air di dalamnya. Tubuh Hudzaifa al-Yamani diangkat dengan
menggunakan katrol dengan sangat hati-hati agar tidak rusak dan kemudian
jenazah yang tampak masih sangat segar itu dibaringkan di sebuah tandu.
Kemudian Raja Faisal beserta Mufti Besar, Perdana Menteri dan Pangeran
Faruq dari Mesir mendapatkan kehormatan untuk mengangkat tandu itu
bersama-sama dan kemudian meletakkan jenazah segar itu ke sebuah peti
mati dati kaca yang dibuat khusus untuk menyimpan jenazah-jenazah itu.
Tubuh Jabir bin Abdullah Al-Ansari juga dipindahkan ke peti mati dari
kaca yang sama dengan cara yang sama hati-hatinya dan dengan segenap
penghormatan.
Pemandangan yang sangat menakjubkan itu sekarang sedang dilihat oleh
banyak orang laki-laki dan perempuan, muda dan tua, miskin dan kaya,
Muslim dan Non-Muslim. Kedua jenazah suci dari sahabat sejati Nabi yang
kurang dikenal kaum Muslimin ini kelihatan masih segar dan tak tersentuh
bakteri pengurai sedikitpun. Keduanya dengan mata terbuka menatap
kedepan menatap kenabian yang mana keduanya membuat para penonton
terperangah dan tak bisa menutup mulutnya.
Kebisuan mengharu biru ...
Mereka seolah tak percaya atas apa yang mereka saksikan pada hari itu.
Selain tubuh keduanya yang tampak segar bugar, juga peti mati mereka
yang juga tampak masih utuh dan baru; juga pakaian yang mereka kenakan
pada saat dikubur semuanya utuh dan kalau dilihat sekilas seolah-olah
kedua sahabat nabi dan pahlawan Islam ini masih hidup dan hanya
terbaring saja.
Kedua jasad suci ini akhirnya dibawa dan dikebumikan kembali di kuburan
yang baru tidak jauh dari kuburan sahabat sejati nabi lainnya yaitu
Salman Al-Farisi yang terletak di SALMAN PARK kurang lebih 30 mil
jauhnya dari kota Baghdad. Kejadian ajaib ini sangat mengundang
kekaguman para ilmuwan, kaum filsafat, dan para dokter. Mereka yang
biasanya sangat sering berkicau memberikan analisa sesuai dengan
bidangnya masing-masing, kali ini tertunduk bisu terkesima dengan
kejadian yang teramat langka.
Salah satu dari mereka ialah seorang ahli fisiologis dari Jerman yang
kelihatan sekali sangat tertarik dengan fenomena ini. Ia sangat ingin
melihat kondisi tubuh jenazah kedua sahabat nabi itu yang pernah
dikuburkan selama kurang lebih 1300 tahun lamanya. Oleh karena itu, ia
serta merta langsung mendatangi Mufti Besar Iraq. Sesampainya ia di
tempat dimana peristiwa akbar itu terjadi, ia langsung memegang kedua
tangan sang Mufti dengan eratnya sambil berkata:
“BUKTI APALAGI YANG BISA LEBIH MENGUATKAN BAHWA ISLAM ITU BENAR. AKU
SEKARANG AKAN MASUK ISLAM DAN TOLONG AJARI AKU TENTANG ISLAM”
Di hadapan orang banyak beribu-ribu jumlahnya yang menyaksikan dirinya,
dokter dari Jerman itu menyatakan keIslamannya. Demi melihat itu banyak
orang lainnya yang beragama Kristen atau Yahudi turut juga menyatakan
diri sebagai Muslim pada saat itu karena mereka telah melihat bukti yang
sangat nyata dipampangkan di depan mereka. Ini bukan yang pertama dan
terakhir. Masih banyak lagi kaum Nasrani dan Yahudi serta dari agama
lain yang berbondong-bondong masuk Islam karena telah menyaksikan atau
turut mendengar kejadian aneh nan menakjubkan.
MARILAH KITA RENUNGKAN KEMBALI KEJADIAN MENAKJUBKAN DI ATAS. KEJADIAN
ITU BISA MEMBERI KITA ILHAM DAN MEMBUKA MATA KITA SEHINGGA KITA LEBIH
PEKA UNTUK MENGENALI KEBENARAN.
Tulisan tersebut di atas dikutip dari sebuah suratkabar di Pakistan yang bertajuk “Daily Jung” edisi tanggal 7 Juni 1970.
Sekarang mari kita lihat 2 pribadi agung yang telah kita bicarakan pada kejadian di atas. Kita lihat siapakah mereka itu:
HUDZAIFA AL-YAMANI (RA):
Ia adalah seorang sahabat Nabi yang sangat dipercayai oleh Nabi. Ia
adalah juga sahabat Imam Ali bin Abi Thalib (sudah mafhum adanya kalau
ada orang yang dekat pada Rasulullah pastilah ia juga dekat dengan Imam
Ali). Ia juga termasuk kedalam kelompok orang yang ikut dalam proses
penguburan Bunda Fathimah Az-Zahra (Lihat: PUTRI NABI ITU DIMAKAMKAN
SECARA SEMBUNYI-SEMBUNYI). Banyak sekali peristiwa dalam sejarah yang
menunjukkan bahwa Hudzaifa al-Yamani itu adalah seorang sahabat
Rasulullah yang sangat setia. Hudzaifa al-Yamani bersedia dipanggil oleh
Rasulullah untuk berperang di dalam perang Khandaq (perang parit).
Waktu itu Rasulullah menawarkan surga kepada siapapun yang berani untuk
masuk ke wilayah musuh dalam tugas memata-matai kekuatan musuh. Itu
adalah pekerjaan yang sangat berbahaya akan tetapi Hudzaifa al-Yamani
bersedia melakukannya.
Hudzaifa juga dikenal orang sebagai “Si Pemegang Rahasia”, karena
Rasulullah telah memberikan nama-nama dan ciri-ciri dari orang-orang
yang munafik yang bermaksud untuk membunuh Nabi pada perjalanan pulang
sekembalinya dari perang Tabuk. Akan tetapi Rasulullah memintanya untuk
tidak membocorkan rahasia itu.
Hudzaifa al-Yamani pernah ditunjuk sebagai gubernur kota Madain (sebuah
tempat di dekat kota Baghdad, Iraq) pada masa rezim Umar bin Khattab dan
ia tetap menjalankan tugasnya hingga Imam Ali bin Abi Thalib ditunjuk
umat untuk menjadi Khalifah sepeninggal Umar bin Khattab yang tewas di
tangan seorang Yahudi. Imam Ali mengirimkan sepucuk surat kepada para
penduduk kota Madain memberitahu mereka bahwa sekarang yang menjadi
khalifah adalah Imam Ali sekaligus mengukuhkan posisi Hudzaifa sebagai
gubernur kota Madain untuk melanjutkan tugasnya di sana. Hudzaifah
al-Yamani meninggal dunia sebelum terjadi Perang Jamal (perang saudara
antara para sahabat Nabi dalam dua kubu yaitu kubu Imam Ali bin Abi
Thalib di satu sisi; dan kubu ‘Aisyah binti Abu Bakar di sisi lainnya)
pada tahun 36H. Hudzaifa al-Yamani dikebumikan di kota Madain.
JABIR BIN ABDULLAH AL-ANSARI (RA):
Jabir bin Abdullah al-Ansari (RA) juga adalah seorang sahabat Nabi yang
utama dan mulia diantara para sahabat nabi lainnya. Jabir bin Abdullah
al-Ansari selalu berada di front terdepan dalam kurang lebih 18
peperangan yang ia ikuti untuk membela Islam. Jabir bin Abdullah
al-Ansari diberkahi umur yang cukup panjang sehingga ia masih hidup pada
jaman Imam Muhammad al-Baqir dan puteranya yaitu Imam Ja’far as-Sadiq.
Tentang Jabir, Imam Ja’far as-Sadiq pernah berkata:
“Jabir bin Abdullah al-Ansari adalah sahabat Rasulullah satu-satunya yang tersisa”
Jabir bin Abdullah al-Ansari demi mendengar bahwa Imam Husein telah
syahid dibantai oleh tentara Yazid; dan sekarang para sahabat serta
keluarganya yang tersisa sekarang sedang dipermalukan, ditawan dan
diarak di jalanan; segera saja Jabir —yang sudah sangat renta— bergegas
menuju Karbala dengan sepasukan kecil terdiri dari para sahabatnya dan
pengikutnya yang setia. Sesampainya di sana Jabir hanya menemukan
potongan-potongan tubuh keluarga suci Rasulullah beserta para pengikut
setianya berserakan berlumuran darah. Jabir jugalah (beserta pasukan
kecilnya) yang memunguti potongan tubuh itu satu persatu dan menguburkan
potongan jenazah para syuhada itu di sana. Jabir bin Abdullah al-Ansari
jugalah yang menjadi orang pertama yang berziarah di pemakaman Karbala
dimana Para Syuhada Karbala dikebumikan dan ia jugalah yang sebelumnya
melangsungkan upacara penguburan atasnya.
Dikabarkan bahwa dulu Rasulullah (saaw) pernah berwasiat kepada Jabir
bin Abdullah al-Ansari bahwa ia akan hidup lama dan berusia panjang
hingga akhirnya ia bisa menemui seseorang bernama Muhammad al-Baqir yang
rupanya dan akhlaknya sangat mirip dengan Rasulullah (karena memang ia
keturunan Rasulullah dari Bunda Fathimah az-Zahra dan Imam Ali bin Abi
Thalib). Rasulullah meminta kepada Jabir bin Abdullah al-Ansari untuk
menyampaikan salamnya (pada cicitnya itu).
Sepanjang hidupnya Jabir bin Abdullah al-Ansari tidak sabar menunggu
untuk bertemu dengan Imam Muhammad al-Baqir (as). Hingga akhirnya hari
yang dinantikan itu datang juga. Ketika bertemu dengan orang yang
dimaksud, Jabir sangat gembira sekali dan memeluk erat sang Imam sambil
mengatakan bahwa Rasulullah telah menitipkan salam untuk sang Imam.
Jabir bin Abdullah al-Ansari tidak berusia lama lagi setelah pertemuan
dengan Imam Muhammad al-Baqir itu. Ia sempat ditawan oleh Hajjaj bin
Yusuf dan dilaporkan bahwa timah cair yang panas sekali disiramkan ke
atas kedua tangan sucinya oleh penguasa kejam bernama Hajjaj bin Yusuf
itu. Jabir bin Abdullah al-Ansari dilaporkan meninggal pada usia 94
tahun dan dikebumikan di kota Madain.
Marilah kita sampaikan bacaan Al-Fathihah untuk mereka berdua; kedua
murid cerdas dari baginda Rasulullah yang mulia. Marilah kita mengingat
selalu setiap sumbangsih dan jasanya terhadap Islam dan do’akan mereka
yang terbaik dan sekaligus memohon kepada Allah agar kita bisa diberikan
kekuatan untuk mengikuti jejak langkah keduanya dalam membela Islam
yang benar.
Baca Lagi Ah !»
Copyright 2011 Metal Blogspot - Template by Kautau Dot Com - Editor premium idwebstore